Kontes masak, memang terasa biasa jika yang melakukannya adalah ibu/bapak rumah tangga yang sudah berpengalaman. Namun apa jadinya jika yang memasak adalah siswa-siswi SMP yang notabene masih identik dengan makanan "terima jadi dari ortu". Tentu rasanya akan berbeda dari biasanya. Inilah salah satu konsep perayaan hari Pramuka ala SMPN 3 Wulanggitang pada tahun 2016.
![]() |
| Kepala SMPN 3 Wulanggitang, Yohanes Hegon Kelen,S.Pd, Bertindak Sebagai Salah Satu Juri Lomba |
Masakan yang dimasak telah ditentukan oleh kakak pembina, yaitu berbahan dasar umbi-umbian. Sehingga setiap regu Pramuka Gugus Depan SMPN 3 Wulanggitang wajib mengolah, memasak, dan menyajikan umbi-umbi tersebut dalam bentuk "makanan kreatif". Beberapa menu yang ditentukan oleh panitia adalah Onde, Loma, Kolak Kolak, Getuk, Kripik, Lemet dan beberapa variasi lain. Menurut Kak Bela, Koordinator Pramuka SMPN 3 Wulanggitang, bahwa makanan dari umbi-umbian merupakan salah satu khas dari wilayah Hewa yang harus diperkenalkan dan dilestarikan pada siswa-siswi.
Salah satu yang paling bersemangat memotivasi siswa-siswi adalah Kak Emanuel Boro (Kaur Kesiswaan). Beliau sangat antusias untuk menyiapkan bambu-bambu berisi Loma (karya siswa) untuk dibakar hingga matang. Hal serupa juga dialami oleh Kak Beni Uran, Guru Olahraga, yang tidak putus asa untuk menyemangati regunya membuat Getuk dengan warna-warna menarik. (ysu)



No comments:
Write comments